Santri Peserta lomba baca Kitab Kuning sedang membaca kitab dengan disimak oleh dewan hakim. Foto: Tgk Mukhlisuddin Marzuki ZiziBayu-Sahabat kreatif tentunya kepingin banget belajar kitab kuning atau gundul khan? jaman sekarang cukup mudah loe buat sahabat kreatif yang berminat, mumpung masih banyak sekali tempat belajar disekitar kita yang ada belajar mengajar kitab kitab kuning atau gundul karya Ulama semenjak khullafaurrasyidin hingga Ulama Nusantara yang berlandaskan Ahlussunnah Waljama'ah. Nah,,, tentunya masih ada solution buat kita sahabat kreatif untuk mencari Ilmu, Guru tentunya sangat mudah dengan adanya Balai Pengajian, Dayah & Majelis Ilmu Rasulullah SAW. Berikut ini admin akan nyoba kasih info sedikit untuk sahabat kreatif tentang tujuan, apa dan bagaimana pengertian lembaga pendidikan yang admin maksudkan diatas yang sangat tepat untuk belajar mengaji kitab kuning. TIPOLOGI BALAI PENGAJIAN & DAYAH Sebagai lembaga pendidikan Islam yang men...
Muda Bergerak - Simak cara mengolah mi instan yang sehat dan tetap aman dikonsumsi dengan cara menghilangkan kandungan MSG-nya. Ada bahaya yang mengintai bila kita memasak mi instan dengan cara yang tidak benar. Mengutip healthline.com dan grid.id, Jumat (19/10/2018), mi instan memiliki kandungan Monosodium Glutamat (MSG) yang dapat merusak otak. Orang yang terlalu banyak mengonsumsi mi instan akan menderita gejala sakit kepala, mati rasa di beberapa bagian tubuh juga kesemutan berkepanjangan. Olehnya MSG harus dihilangkan terlebih dahulu jika ingin mengonsumsi mi instan. Lalu bagaimana caranya mengonsumsi mi instan agar kandungan MSG yang membahayakan itu hilang? Pertama, buanglah air rebusan awal mie instan. Kenapa? Hal ini dikarenakan saat merebus mi instan kandungan zat pengawet akan ikut larut ke dalam air. Dengan membuangnya dan mengganti dengan air panas yang baru (untuk mi rebus) maka zat pengawet tidak akan ikut termakan. Kedua, jangan pakai bumbu yan...
Muda Bergerak| Banyak hal yang perlu dikoreksi dalam implementasi BPJS Kesehatan, defisit adalah titik akumulasi dari serangkaian kekurangan yang terjadi dalam pengelolaan program jaminan kesehatan nasional tersebut. Pernyataan Presiden tentang teguran keras ke Direktur BPJS Kesehatan, terkait solusi defisit yang selalu ditumpukan melalui dana bailout pemerintah, pada Kongres Perhimpunan Rumah Sakit seluruh Indonesia beberapa waktu lalu menimbulkan ruang pertanyaan baru, terkait tugas dan tanggungjawab. Sektor kesehatan merupakan salah satu bagian yang selalu mendapat sorotan dan perhatian publik. Setidaknya, kombinasi isu publik tersedot pada masalah ekonomi, pendidikan dan kesehatan. Bahkan, tema-tema tersebut menjadi sangat krusial saat berkaitan dengan momentum kampanye politik. Kandidat yang unggul dalam kontestasi politik harus mampu merangkum program kerja yang mumpuni setidaknya pada sektor yang terkait hajat publik, yakni: ekonomi, pendidikan ...