Santri Peserta lomba baca Kitab Kuning sedang membaca kitab dengan disimak oleh dewan hakim. Foto: Tgk Mukhlisuddin Marzuki ZiziBayu-Sahabat kreatif tentunya kepingin banget belajar kitab kuning atau gundul khan? jaman sekarang cukup mudah loe buat sahabat kreatif yang berminat, mumpung masih banyak sekali tempat belajar disekitar kita yang ada belajar mengajar kitab kitab kuning atau gundul karya Ulama semenjak khullafaurrasyidin hingga Ulama Nusantara yang berlandaskan Ahlussunnah Waljama'ah. Nah,,, tentunya masih ada solution buat kita sahabat kreatif untuk mencari Ilmu, Guru tentunya sangat mudah dengan adanya Balai Pengajian, Dayah & Majelis Ilmu Rasulullah SAW. Berikut ini admin akan nyoba kasih info sedikit untuk sahabat kreatif tentang tujuan, apa dan bagaimana pengertian lembaga pendidikan yang admin maksudkan diatas yang sangat tepat untuk belajar mengaji kitab kuning. TIPOLOGI BALAI PENGAJIAN & DAYAH Sebagai lembaga pendidikan Islam yang men...
Oleh Teuku Zulkhairi MudaBergerak | Salah satu penyakit sebagian umat Islam dewasa ini adalah merasa rendah diri (mental inferior) di hadapan peradaban Barat yg hegemonik. Selalu merasa Eropa lebih hebat ketimbang dunia Islam. Padahal, kita umat Islam pernah memimpin peradaban berabad-abad lamanya di masa Ottoman. Bahkan kita pula yang mendidik para anak-anak muda Barat yg belajar di Andalusia, meskipun kini mereka pura-pura lupa. Mereka semua belajar ilmu2 dlm kitab2 yg ditulis para ulama kita seperti Ibnu Sina, Al Khawarizmi, Al Kindi, Ibnu Khaldun, Al Jabar dan seterusnya. Setelah belajar di Andalusia, mereka pulang kampung membangun negerinya. Kalau tidak percaya, Cobalah baca dimana para sarjana Barat dulu belajar untuk keluar dari era kegelapan yg menghantui Eropa. Mental inferior di hadapan Peradaban Barat adalah penyakit kronis yang harus lebih dahulu kita tinggalkan sebelum kita berbicara bagaimana membawa umat Islam kembali ke puncak kejayaannya...
Muda Bergerak| Banyak hal yang perlu dikoreksi dalam implementasi BPJS Kesehatan, defisit adalah titik akumulasi dari serangkaian kekurangan yang terjadi dalam pengelolaan program jaminan kesehatan nasional tersebut. Pernyataan Presiden tentang teguran keras ke Direktur BPJS Kesehatan, terkait solusi defisit yang selalu ditumpukan melalui dana bailout pemerintah, pada Kongres Perhimpunan Rumah Sakit seluruh Indonesia beberapa waktu lalu menimbulkan ruang pertanyaan baru, terkait tugas dan tanggungjawab. Sektor kesehatan merupakan salah satu bagian yang selalu mendapat sorotan dan perhatian publik. Setidaknya, kombinasi isu publik tersedot pada masalah ekonomi, pendidikan dan kesehatan. Bahkan, tema-tema tersebut menjadi sangat krusial saat berkaitan dengan momentum kampanye politik. Kandidat yang unggul dalam kontestasi politik harus mampu merangkum program kerja yang mumpuni setidaknya pada sektor yang terkait hajat publik, yakni: ekonomi, pendidikan ...